Tangisan Al-Qur’an


Andai Al-Qur’an bisa bicara, ia akan berkata :
“Waktu kau masih kanak-kanak kau bagai teman sejatiku, dengan wudhu’ kau sentuh aku,dalam keadaan suci kau pegang aku, kau baca dengan lirih dan keras, sekarang kau telah dewasa, nampaknya kau sudah tidak berminat lagi padaku, Apakah aku bacaan usang??
yang tinggal sejarah?
Sekarang kau simpan aku dengan rapi, kau biarkan aku sendiri aku menjadi kusam dalam lemari. Ber

Tentang majelas

muslim
Pos ini dipublikasikan di Tulisan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s